Al-Ghazali: Perbedaan antara revisi
Tampilan
ADMIN-ency (bicara | kontrib) ←Membuat halaman berisi '{{Infobox Knowledge |nama=Al-Ghazali |gambar=Al-Ghazali.jpg |jenis_entitas=Tokoh |subjenis= Cendekiawan dan Pemikir Islam |deskripsi= Al-Ghazali adalah ulama dan pemikir Muslim yang memiliki kontribusi besar dalam bidang filsafat, tasawuf, pendidikan, dan pemikiran Islam. |bidang_ilmu= Filsafat; Tasawuf; Pendidikan; Pemikiran Islam |perspektif= Islam; Historis; Keilmuan |relasi_islam_sains= Integrasi ilmu agama dan ilmu pengetahuan |sumber_pengetahuan= K...' |
ADMIN-ency (bicara | kontrib) Tidak ada ringkasan suntingan |
||
| (1 revisi perantara oleh pengguna yang sama tidak ditampilkan) | |||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
{{ | {{Artikel Tokoh | ||
|nama=Al-Ghazali | |nama=Al-Ghazali | ||
|gambar=Al-Ghazali.jpg | |gambar=Al-Ghazali.jpg | ||
|subjenis= | |subjenis= | ||
| Baris 15: | Baris 13: | ||
|bidang_ilmu= | |bidang_ilmu= | ||
Filsafat; Tasawuf; Pendidikan; Pemikiran Islam | Filsafat; Tasawuf; Pendidikan; Pemikiran Islam | ||
|kata_kunci= | |||
Tasawuf; Pendidikan Islam; Etika Keilmuan; Filsafat Islam | |||
|perspektif= | |perspektif= | ||
| Baris 20: | Baris 21: | ||
|relasi_islam_sains= | |relasi_islam_sains= | ||
Hubungan antara ilmu keagamaan, rasionalitas, dan pengembangan pengetahuan manusia | |||
|sumber_pengetahuan= | |sumber_pengetahuan= | ||
| Baris 30: | Baris 31: | ||
|kontributor= | |kontributor= | ||
Tim Editorial | Tim Editorial | ||
|status= | |status= | ||
Dalam Pengembangan | Dalam Pengembangan | ||
|ringkasan= | |||
= | |||
Al-Ghazali merupakan salah satu pemikir besar dalam sejarah intelektual Islam. Pemikirannya memberikan pengaruh luas dalam bidang filsafat, pendidikan, etika, dan spiritualitas Islam. | Al-Ghazali merupakan salah satu pemikir besar dalam sejarah intelektual Islam. Pemikirannya memberikan pengaruh luas dalam bidang filsafat, pendidikan, etika, dan spiritualitas Islam. | ||
= | |biografi= | ||
Nama lengkapnya Abu Hamid Muhammad ibn Muhammad al-Ghazali. Ia dikenal sebagai ulama besar yang berkembang pada masa keemasan peradaban Islam. | Nama lengkapnya Abu Hamid Muhammad ibn Muhammad al-Ghazali. Ia dikenal sebagai ulama besar yang berkembang pada masa keemasan peradaban Islam. | ||
Al-Ghazali memiliki perjalanan intelektual yang luas, mencakup kajian fikih, filsafat, teologi, dan tasawuf. | Al-Ghazali memiliki perjalanan intelektual yang luas, mencakup kajian fikih, filsafat, teologi, dan tasawuf. | ||
= | |kontribusi= | ||
Kontribusi Al-Ghazali terlihat dalam upayanya mengintegrasikan ilmu keagamaan, rasionalitas, dan pembentukan karakter manusia. | Kontribusi Al-Ghazali terlihat dalam upayanya mengintegrasikan ilmu keagamaan, rasionalitas, dan pembentukan karakter manusia. | ||
Pemikirannya menjadi salah satu fondasi penting dalam tradisi pendidikan Islam dan pengembangan etika keilmuan. | Pemikirannya menjadi salah satu fondasi penting dalam tradisi pendidikan Islam dan pengembangan etika keilmuan. | ||
= | |karya= | ||
Beberapa karya utama Al-Ghazali antara lain: | Beberapa karya utama Al-Ghazali antara lain: | ||
* Ihya' Ulum al-Din | * [[Ihya' Ulum al-Din]] | ||
* Tahafut al-Falasifah | * [[Tahafut al-Falasifah]] | ||
* Al-Munqidh min al-Dalal | * [[Al-Munqidh min al-Dalal]] | ||
|pemikiran= | |||
Pemikiran Al-Ghazali menekankan hubungan antara ilmu, iman, dan amal. Ia memandang ilmu tidak hanya sebagai aktivitas intelektual, tetapi juga sebagai sarana pembentukan manusia yang berakhlak. | Pemikiran Al-Ghazali menekankan hubungan antara ilmu, iman, dan amal. Ia memandang ilmu tidak hanya sebagai aktivitas intelektual, tetapi juga sebagai sarana pembentukan manusia yang berakhlak. | ||
= | |perspektif_is= | ||
Pemikiran Al-Ghazali menunjukkan hubungan antara tradisi keilmuan Islam, rasionalitas, dan pengembangan pengetahuan manusia. | |||
= | |pengaruh= | ||
Pemikiran Al-Ghazali memberikan pengaruh besar terhadap perkembangan pendidikan Islam, filsafat, dan tradisi intelektual Muslim. | |||
* | |referensi= | ||
* | * Literatur sejarah pemikiran Islam. | ||
* Kajian akademik tentang Al-Ghazali. | |||
|tokoh_terkait= | |||
|karya_terkait= | |||
[[Ihya' Ulum al-Din]]<br> | |||
[[Tahafut al-Falasifah]] | |||
= | |konsep_terkait= | ||
[[Pendidikan Islam]]<br> | |||
[[Etika Keilmuan]]<br> | |||
[[Tasawuf]] | |||
Pemikiran | |bidang_terkait= | ||
[[Filsafat]]<br> | |||
[[Tasawuf]]<br> | |||
[[Pendidikan]]<br> | |||
[[Pemikiran Islam]] | |||
= | |tradisi_keilmuan= | ||
[[Tradisi Keilmuan Islam Klasik]] | |||
}} | |||
[[Kategori:Tokoh]] | [[Kategori:Tokoh]] | ||
Revisi terkini sejak 11 September 2026 18.33
|
Al-Ghazali |
|
|---|---|
| Jenis Entitas | Tokoh |
| Subjenis | Cendekiawan dan Pemikir Islam |
| Deskripsi | Al-Ghazali adalah ulama dan pemikir Muslim yang memiliki kontribusi besar dalam bidang filsafat, tasawuf, pendidikan, dan pemikiran Islam. |
| Bidang Ilmu | Filsafat; Tasawuf; Pendidikan; Pemikiran Islam |
| Kata Kunci | Tasawuf; Pendidikan Islam; Etika Keilmuan; Filsafat Islam |
| Perspektif Keilmuan | Islam; Historis; Keilmuan |
| Relasi Islam-Sains | Hubungan antara ilmu keagamaan, rasionalitas, dan pengembangan pengetahuan manusia |
| Sumber Pengetahuan | Kontribusi Pakar |
| Institusi Asal | Maliki Encyclopedia |
| Kontributor | Tim Editorial |
| Status | Dalam Pengembangan |
Ringkasan
Al-Ghazali merupakan salah satu pemikir besar dalam sejarah intelektual Islam. Pemikirannya memberikan pengaruh luas dalam bidang filsafat, pendidikan, etika, dan spiritualitas Islam.
Biografi / Sejarah
Nama lengkapnya Abu Hamid Muhammad ibn Muhammad al-Ghazali. Ia dikenal sebagai ulama besar yang berkembang pada masa keemasan peradaban Islam.
Al-Ghazali memiliki perjalanan intelektual yang luas, mencakup kajian fikih, filsafat, teologi, dan tasawuf.
Pemikiran dan Kontribusi
Pemikiran Al-Ghazali menekankan hubungan antara ilmu, iman, dan amal. Ia memandang ilmu tidak hanya sebagai aktivitas intelektual, tetapi juga sebagai sarana pembentukan manusia yang berakhlak.
Karya Penting
Beberapa karya utama Al-Ghazali antara lain:
Referensi
- Literatur sejarah pemikiran Islam.
- Kajian akademik tentang Al-Ghazali.